Central J'News
Senin, Juli 13, 2026
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Regional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Religius
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Regional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Religius
  • Hukum
  • Bisnis
No Result
View All Result
Central J'News
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • OLAHRAGA
  • RELIGIUS
  • TRAVELING
  • HUKUM/KRIMINAL
  • EKONOMI/BISNIS
Home Regional

Jika PSBB Masih Tetap Longgar, Pemuda Madura Ancam Blokir Jembatan Suramadu

by cjnews
25 Mei 2020
54
SHARES
15
VIEWS

Ketua Pergerakan Pemuda Islam Bangkalan (PPIB) Madura, Abdullah Amas mengkhawatirkan adanya gerakan sekelompok muda untuk menutup Jembatan Suramadu, bila pendatang masih saja longgar masuk ke Madura lewat Suramadu.
Menurut dia, rencana itu bisa dilakukan melihat kondisi penanganan dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jawa Timur yang lembek terhadap pemutusan mata rantai penyebaran pandemic Virus Corona atau Covid-19.
“Kalau yang masuk ke Bangkalan longgar, saya khawatir ada sekelompok orang mau bikin aksi menutup Suramadu,” ungkap Abdullah Amas, Senin (25/05/2020).
Dia menyampaikan, aparat penegak hukum dan pemerintah mesti tegas menerapkan pengetatan PSBB ke Suramadu. Seperti, polisi sebaiknya memperbolehkan demo atau aksi unju rasa yang tak sampai lima orang.
“Kalau lebih dari lima orang, angkut saja. Saya kira kalau boleh demo empat orang, bakal ada tuh. Kita jengkel juga, masa sih orang masuk kota lain dipersulit, sedang orang luar masuk ke Madura gampang bener,” cetus Amas.

Menurutnya, desakan memblokir atau menutup Suramadu akan diawali dengan gerakan yang dikembangkan dalam wacana publik.
“Kalau misalkan boleh demo empat orang, saya kira bakal ada yang bergerak tuh,” tandasnya.
Dia juga mengungkapkan, memang rasanya prihatin ketika Perayaan Idul Fitri 1441 H kemarin yang dirasa tak seperti sediakala. Malam takbiran tidak diperbolehkan karena adanya Covid-19.
Selain itu, Amas juga meminta perlunya perhatian bersama terhadap Gerakan Melawan Corona. Indonesia, lanjutnya, masih mengalami penyebaran Covid-19 yang sangat tinggi.
Acara silaturahmi di masa Hari Raya Lebaran memang sesuatu yang perlu dibatasi, jika ingin selamat dari penyebaran pandemi.
Di Negara lain, lanjutnya, sudah mulai bangkit dari kondisi mengerikan karena Covid-19. Kok di Indonesia hal itu tidak dijadikan pertimbangan. Malah PSBB berlangsung seperti tak pernah ada pandemi Covid-19.
“Kita mengerti betul, susah menjelaskan kepada pihak yang ada untuk tidak dulu melakukan kunjungan atau pulang kampung dikarenakan jarak rumahnya dengan rumah orang tua atau rumah saudaranya dekat. Kabar buruk juga, dimana Rumah Sakit sudah kewalahan dan sebagian perawatnya sudah menggelorakan Indonesia Terserah,” tandas Amas.
Seruan dari berbagai Tokoh Agama, seperti Abdullah Gymnastiar, Dien Syamsuddin dan lain-lain, kata dia, telah disuarakan. Namun melihat pemandangan yang ada, nampaknya tidak signifikan bagi penghentian virus covid-19 yang akan memasuki letupan gelombang ke dua.
“Virus Corona masih menjadi ancaman berat ke depan. Dan kita tidak tahu sampai kapan akan selesai,” imbuhnya.
Amas mengatakan, saat ini, dengan masih lemahnya kesadaran masyarakat, dan juga kurang tegasnya pemerintah, harapan memutus mata rantai pandemi Covid-19 jauh dari harapan.
“Kita tidak tahu apakah perlu ada puncak gelombang kedua atau kematian dimana-mana dulu baru gerakan di rumah saja akan terjadi. Atau, kita memasuki era new normal dengan temuan gaya hidup baru. Yang tema seperti ini susah dilakukan oleh kultur masyarakat kita,” lanjutnya.
Dia menambahkan, Indonesia memasuki situasi dimana krisis ini akan berkembang menjadi krisis sosial, krisis ekonomi maupun krisis peradaban dalam skala besar. Dan arahnya secara kolektif benar-benar gamang.
“Dikhawatirkan akan banyak gelombang maut besar kedepan yang tak terhindarkan. Tak ada harapan, kita lemah secara kolektif. Lemah, rapuh dan tertatih-tatih menuju era Siapa Kuat Dia Selamat. Tak terhindarkan, seperti tak terhindarinya saya dari berbagai suara petasan yang masih saja ada orang bermain di era pandemi global ini,” ujarnya.RAP

Tags: Covid-19
Share47Tweet3SendShare

Baca Juga

Hukum/Kriminal

Pangulu Panduman Sawfi Hidayati Pasang Plank Amankan Aset Nagori

by CentralJnews.com
15 April 2026
0

Raya Kahean/CentraljNews.Com Pemerintah Nagori Panduman Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun melakukan Penertiban serta Pendataan Aset Nagori, dengan melakukan penarikan aset...

Read more
Ekonomi/Bisnis

Warga Lapor Via WhatsApp, Polsek Perdagangan Temukan 3 Pintu Besi Curian Senilai Jutaan Rupiah di Pinggir Jalan

by CentralJnews.com
3 Maret 2026
0

Perdagangan/CentraljNews.Com Teknologi memudahkan masyarakat melaporkan kejahatan. Melalui pesan WhatsApp pada Minggu pagi, 1 Maret 2026, warga Kelurahan Perdagangan III melaporkan...

Read more
Ekonomi/Bisnis

Bulan Suci Ramadhan, Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Gelar Razia Di Cafe dan THM

by CentralJnews.com
3 Maret 2026
0

Tanahjawa/CentraljNews.Com Kapolsek Tanah Jawa KOMPOL BANUARA MANURUNG SH menggelar razia di Barra VIP Bar Kelurahan Pematang Tanah Jawa Kecamatan Tanah...

Read more
Ekonomi/Bisnis

Tengah Malam Digerebek di Kost Polres Simalungun Ciduk Bandar Sabu Dengan 54 Plastik Klip Siap Edar

by CentralJnews.com
3 Maret 2026
0

Simalungun/CentraljNews.Com Dini hari yang sunyi di kawasan Kost Erbanauli, Jalan Guru Jason Saragih, Desa Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun,...

Read more

Berita Terbaru

Ekonomi/Bisnis

Satpol PP dan Polres Simalungun Harus Segera Tutup Toko Anda Perabot Perdagangan Disulap Menjadi THM/KTV di Malam Hari

27 April 2026
Hukum/Kriminal

Pangulu Panduman Sawfi Hidayati Pasang Plank Amankan Aset Nagori

15 April 2026
Ekonomi/Bisnis

THM Diskotik Brewzy Bar Meresahkan Masyarakat Simalungun Bawah, Diduga Edarkan Obat Terlarang dan Tidak Memiliki Izin Resmi

3 Maret 2026
Ekonomi/Bisnis

Warga Lapor Via WhatsApp, Polsek Perdagangan Temukan 3 Pintu Besi Curian Senilai Jutaan Rupiah di Pinggir Jalan

3 Maret 2026
Ekonomi/Bisnis

Bulan Suci Ramadhan, Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Gelar Razia Di Cafe dan THM

3 Maret 2026
Ekonomi/Bisnis

Tengah Malam Digerebek di Kost Polres Simalungun Ciduk Bandar Sabu Dengan 54 Plastik Klip Siap Edar

3 Maret 2026
Kabar Desa

Bupati Simalungun Hadiri Pesta Parerean/Tugu Tambak Pomparan Op.Bima Sinaga di Kecamatan Hatonduhan

3 Maret 2026
Ekonomi/Bisnis

Lagi Asyik Nyabu di Rumah Kosong, Pria 33 Tahun Digerebek.!! Polres Simalungun Sita 1,49 Gram Sabu, Bandar Sabu Kabur

4 Februari 2026
Ekonomi/Bisnis

Bupati Simalungun dan Wakil Bupati serta Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintahan Pusat : Siap Akselerasi Program Strategis Nasional

4 Februari 2026
Ekonomi/Bisnis

Petugas Penimbunan CPO Ilegal Tantang Jurnalis Tutup Usahanya, Kapolres BatuBara Diminta Bertindak

31 Agustus 2025
Ekonomi/Bisnis

Gudang Penimbunan CPO Ilegal di Kabupaten Batu Bara Diduga Milik Oknum DPRD Setempat

29 Agustus 2025
Ekonomi/Bisnis

Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Periode 2019-2024 Soroti Intervensi Anggota DPRD Dalam Proses Tender di Pemko Siantar

26 Agustus 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Policy
  • Terms
  • Pedoman

© 2024 CentralJnews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Regional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Religius
  • Hukum
  • Bisnis

© 2024 CentralJnews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba